Cara mengurangi kedipan cahaya LED
Cara mengurangi atau meminimalkan kedipan cahaya LED pada gambar video
Cahaya LED sayangnya dapat menyebabkan kedipan pada gambar video saat digunakan bersama kamera dengan laju frame tinggi. Perlu juga diperhatikan bahwa tidak hanya lampu LED yang terkadang berkedip, tetapi peralatan lain seperti proyektor dan pencahayaan lainnya di dalam atau sekitar fasilitas Anda juga dapat menyebabkan gangguan visual pada gambar video.
Berikut adalah ilustrasi bagaimana laju frame & kecepatan rana kamera terlihat dibandingkan dengan LED yang berkedip:
Periode tinggi gelombang kotak biru adalah saat LED menyala.
Periode tinggi gelombang kotak oranye adalah saat kamera sedang mengambil gambar.
Pada contoh ini, Anda dapat melihat bahwa kamera mengambil gambar selama periode mati LED. Pergantian antara menyala & mati ini menyebabkan kedipan ketika kamera mengambil satu gambar saat LED menyala dan satu gambar saat LED mati. Kita dapat mengurangi hal ini, silakan lihat penjelasan di bawah.
Secara umum, kedipan LED disebabkan oleh:
Catu Daya yang Buruk: Lampu LED biasanya beroperasi dengan arus searah (DC) tetapi sering kali ditenagai oleh arus bolak-balik (AC) melalui penyearah. Konversi dari AC ke DC tidak selalu berjalan mulus dan dapat menyebabkan LED berkedip pada frekuensi catu daya AC (50 Hz atau 60 Hz, tergantung wilayah). Efek berdenyut ini dapat ditangkap sebagai kedipan oleh kamera Kecepatan Tinggi, yang memiliki laju frame lebih tinggi daripada frekuensi kedipan tersebut.
Peredupan PWM: Jika lampu LED dapat diredupkan, lampu tersebut mungkin menggunakan Pulse Width Modulation (PWM) untuk peredupan. PWM menyalakan dan mematikan LED dengan cepat untuk menyesuaikan kecerahan. Meskipun kedipan ini umumnya terlalu cepat untuk dilihat oleh mata manusia, kamera Kecepatan Tinggi dapat menangkap siklus nyala-mati yang cepat ini sebagai kedipan. Umumnya frekuensi ini lebih tinggi dari 60Hz.
Jika laju frame sangat tidak sesuai dengan frekuensi kedipan LED, kedipan tersebut bisa menjadi semakin terlihat jelas.
Ketidaksesuaian Laju Frame: Laju frame kamera Kecepatan Tinggi mungkin tidak tersinkronisasi dengan frekuensi kedipan LED. Misalnya, jika laju frame kamera bukan kelipatan tepat dari frekuensi kedipan LED, kedipan akan lebih terlihat jelas dalam rekaman yang dihasilkan.
Cara mengurangi atau meminimalkan kedipan
Gunakan LED Berkualitas Tinggi: Lampu LED berkualitas tinggi dengan sirkuit catu daya yang lebih baik cenderung menghasilkan kedipan yang lebih sedikit. (Silakan kunjungi toko web kami atau hubungi bagian penjualan)
PWM Frekuensi Tinggi: Gunakan lampu LED dengan metode peredupan PWM berfrekuensi tinggi yang beroperasi pada frekuensi di luar kemampuan pengambilan gambar kamera.
Sesuaikan Pengaturan Kamera: Menyinkronkan laju frame kamera dengan frekuensi kedipan LED dapat membantu meminimalkan kedipan yang terlihat. Misalnya, jika laju kedipan adalah 60Hz, mengatur laju frame kamera ke 120 FPS dapat membantu meminimalkan efek kedipan.
Pada contoh di bawah ini, kita mengubah laju frame kamera. Perhatikan bagaimana hal ini mengubah di mana dalam periode menyala LED gambar diambil. Dengan mencocokkan laju frame dengan frekuensi kedipan, dan menyesuaikan kecepatan rana, kita dapat meminimalkan jumlah kedipan.
Terakhir diperbarui: 2024-07-03 | Lihat di situs dukungan resmi

